Authentication
404x Tipe PDF Ukuran file 0.56 MB Source: jdih.bangkabaratkab.go.id
-1-
BUPATI BANGKA BARAT
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA BARAT
NOMOR 2 TAHUN 2021
TENTANG
PEMILIHAN KEPALA DESA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI BANGKA BARAT,
Menimbang : a. bahwa untuk menjamin tercapainya tujuan pengaturan
desa sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang
Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa perlu diselenggarakan
pemilihan kepala desa sebagai sarana perwujudan
kedaulatan rakyat untuk menghasilkan pemerintahan desa
yang demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
b. bahwa dalam rangka menjamin pemilihan kepala desa
dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia,
jujur, dan adil, perlu pengaturan pemilihan kepala desa
untuk mewujudkan pemilihan kepala desa yang efektif dan
efisien;
c. bahwa Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Barat Nomor
1 Tahun 2016 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan,
Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Barat Nomor 7 Tahun
2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah
Kabupaten Bangka Barat Nomor 1 Tahun 2016 tentang
Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan,
Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa, dipandang
sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan hukum dan
kebutuhan penyelenggaran pemilihan kepala desa sehingga
perlu diganti dengan Peraturan Daerah yang baru;
-2-
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan
Peraturan Daerah tentang Pemilihan Kepala Desa;
Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang
Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor
217, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4033);
3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang
Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten
Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten
Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor
25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5234);
4. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor
7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5495);
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah
-3-
beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2019 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 6321);
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014
tentang Pemilihan Kepala Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 2092) sebagaimana telah
diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112
Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1409);
Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BANGKA BARAT
Dan
BUPATI BANGKA BARAT
MEMUTUSKAN:
Menetapkan: PERATURAN DAERAH TENTANG PEMILIHAN KEPALA DESA.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan:
1. Kabupaten adalah Kabupaten Bangka Barat.
2. Pemerintah Daerah adalah Bupati Bangka Barat sebagai
unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin
pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi daerah
otonom.
3. Bupati adalah Bupati Bangka Barat.
-4-
4. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki
batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan
mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat
setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul,
dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam
sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5. Pemerintah Desa adalah kepala desa dibantu perangkat
desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
6. Kepala Desa adalah pejabat Pemerintah Desa yang
mempunyai tugas, wewenang, dan kewajiban untuk
menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan
melaksanakan tugas dari Pemerintah dan Pemerintah
Daerah.
7. Perangkat Desa adalah adalah unsur staf yang membantu
Kepala Desa dalam penyusunan kebijakan dan koordinasi
yang diwadahi dalam sekretariat Desa, dan unsur
pendukung tugas Kepala Desa dalam pelaksanaan
kebijakan yang diwadahi dalam bentuk pelaksana teknis
dan unsur kewilayahan.
8. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat
BPD adalah lembaga yang melaksanakan fungsi
pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari
penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan
ditetapkan secara demokratis.
9. Musyawarah Desa adalah musyawarah khusus yang
diselenggarakan oleh BPD untuk pemilihan Kepala Desa
antarwaktu.
10. Pemilihan Kepala Desa yang selanjutnya disebut Pemilihan
adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di Desa dalam
rangka memilih Kepala Desa yang bersifat langsung,
umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
11. Calon Kepala Desa adalah bakal calon Kepala Desa yang
telah ditetapkan Panitia Pemilihan Tingkat Desa sebagai
calon yang berhak dipilih menjadi Kepala Desa.
12. Calon Kepala Desa Terpilih adalah Calon Kepala Desa yang
memperoleh suara terbanyak dalam pelaksanaan
Pemilihan.
no reviews yet
Please Login to review.