Authentication
338x Tipe PDF Ukuran file 0.12 MB Source: repository.ump.ac.id
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengetahuan
1. Pengertian
Pengetahuan adalah hasil pengindraan manusia atau hasil tahu
seseorang terhadap objek melalui indera yang dimilikinya (mata, hidung,
telinga atau sebagainya). Dengan sendirinya pada waktu penginderaan
sampai menghasilkan pengetahuan tersebut sangat dipengaruhi oleh
intensitas perhatian dan persepsi terhadap objek (Notoatmodjo, 2010).
Notoatmodjo (2012) Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini
terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek
tertentu. Pengindraan terjadi melalui pancaindra manusia, yakni indra
penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar
pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005) cit Budiman dan Riyanto (2013)
Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses
pembelajaran. Proses belajar ini dipengaruhi berbagai faktor dari dalam,
seperti motivasi dan faktor luar berupa sarana informasi yang tersedia,
serta keadaan sosial budaya.
9
Tingkat Pengetahuan Ibu…, Azmia Fitriana, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2019
10
2. Tingkat Pengetahuan
Benjamin Bloom (1908) seorang ahli psikologi pendidikan
membedakan adanya 3 area, wilayah, ranah, atau domain perilaku yaitu
kognitif (cognitif), afektif (affective) dan psikomotor (psychomotor).
Dalam domain kognitif (cognitif) pengetahuan seseorang terhadap objek
mempunyai intensitas atau tingkat yang berbeda-beda. Secara garis besar
dibagi dalam 6 tingkat pengetahuan yakni:
a. Tahu (know)
Tahu diartikan hanya sebagai recall (memanggil) memori yang
telah ada sebelumnya setelah mengamati sesuatu. Misalnya tahu
bahwa buah tomat banyak mengandung vitamin C, jamban adalah
tempat membuang air besar, penyakit demam berdarah ditularkan oleh
gigitan nyamuk Aedes Agepti dan sebagainya. Untuk mengetahui atau
mengukur bahwa orang tahu sesuatu dapat menggunakan pertanyaan-
pertanyaan misalnya: apa tanda-tanda anak yang kurang gizi, apa
penyebab penyakit TBC, bagaimana melakukan PSN (pemberantasan
sarang nyamuk) dan sebagainya.
b. Memahami (comprehension)
Memahami suatu objek bukan sekadar tahu terhadap objek
tersebut, tidak sekadar dapat menyebutkan, tetapi orang tersebut harus
dapat menginterpretasikan secara benar tentang objek yang diketahui
tersebut.
Tingkat Pengetahuan Ibu…, Azmia Fitriana, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2019
11
c. Aplikasi (aplication)
Aplikasi diartikan apabila orang yang telah memahami objek
yang dimaksud dapat menggunakan atau mengaplikasikan prinsip
yang diketahui tersebut pada situasi yang lain. Misalkan seseorang
yang telah paham tentang proses perencanan, ia harus dapat membuat
perencanaan program kesehatan ditempat ia bekerja atau dimana saja.
d. Analisis (analysis)
Analisis adalah kemampuan seseorang untuk menjabarkan dan
atau memisahkan, kemudian mencari hubungan antara komponen-
komponen yang terdapat dalam suatu masalah atau objek yang
diketahui. Indikasi bahwa pengetahuan seseorang itu sudah sampai
pada tingkat analisis adalah apabila orang tersebut telah dapat
membedakan, atau memisahkan, mengelompokan, membuat diagram
(bagan) terhadap pengetahuan atas objek tersebut.
e. Sintesis (synthesis)
Sintesis menunjuk suatu kemampuan seseorang untuk
merangkum atau meletakan dalam satu hubungan yang logis dari
komponen-komponen pengetahuan yang dimiliki.
f. Evaluasi (evaluation)
Evaluasi berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk
melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu objek tertentu.
Penilaian ini dengan sendirinya didasarkan pada suatu kriteria yang
Tingkat Pengetahuan Ibu…, Azmia Fitriana, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2019
12
ditentukan sendiri atau norma-norma yang berlaku dimasyarakat
(Notoatmodjo, 2010).
Pengukuran pengetahuan dapat dilakukan dengan wawancara
atau angket yang menanyakan tentang isi materi yang ingin diukur dari
subjek penelitian atau responden. Kedalaman pengetahuan yang ingin
kita ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaikan dengan tingkatan-
tingkatan diatas (Notoatmodjo, 2012).
3. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan
Budiman dan Riyanto (2013) faktor-faktor yang mempengaruhi
pengetahuan meliputi:
a. Pendidikan
Pendidikan adalah suatu usaha untuk mengembangkan
kepribadian dan kemampuan didalam dan diluar sekolah (baik formal
maupun nonformal). Pendidikan mempengaruhi proses belajar, makin
tinggi pendidikan seseorang, makin mudah orang tersebut untuk
menerima informasi.
b. Informasi/media masa
Informasi yang diperoleh dari pendidikan formal maupun
nonformal dapat memberikan pengaruh jangka pendek sehingga
menghasilkan perubahan atau peningkatan pengetahuan.
Berkembangnya teknologi akan menyediakan bermacam-macam
media masa yang dapat mempengaruhi pengetahuan masyarakat
tentang inovasi baru.
Tingkat Pengetahuan Ibu…, Azmia Fitriana, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2019
no reviews yet
Please Login to review.