Authentication
299x Tipe PDF Ukuran file 0.07 MB Source: lppm.unjani.ac.id
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Jenderal Achmad Yani (SNIJA) 2017
Cimahi, 20 Desember 2017
ISBN: 978-602-429-130-3
Pelatihan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak
Dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan
(KPSP) Desa Sukamukti Kecamatan Majalaya
Kabupaten Bandung
Rika Nurhasanah* dan Indria Astuti
*E-mail: rika_dot@yahoo.com.au
Abstrak - Pertumbuhan dan perkembangan anak dimulai A. Analisis Situasi
sejak dalam kandungan. Pertumbuhan dan perkembangan Kesehatan merupakan hak bagi setiap manusia,
merupakan proses yang berjalan sejajar dan berdampingan, sehingga kesehatan harus mendapatkan perhatian. Salah
artinya tidak dapat dipisahkan. Pertumbuhan merupakan satu kelompok resiko mengalami gangguan kesehatan
proses pertambahan ukuran volume dan masa yang tidak adalah kelompok balita, masa balita merupakan masa
dapat kembali ke asal. Sedangkan perkembangan emas (gold periode) bagi keberlangsungan hidup manusia,
merupakan proses menuju tercapainya kedewasaan. bahkan 1000 kelahiran hidup pertama merupakan masa
Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh faktor yang sangan menentukan bagi kualitas hidup sesorang.
internal dan ekstrnal. Salah satu faktor ekstrenal yang dapat Pertumbuhan dan perkembangan merupakan salah satu
mempengaruhi tumbuh kembang adalah pendidikan.
Kemampuan orang tua dalam mendeteksi adanya kelainan yang perlu mendapatkan perhatian. Upaya yang dapat
tumbuh kembang sangat penting, peningkatan kemampuan dilakukan untuk menjamin berlangsungnya pertumbuhan
dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan melalui dan perkembangan diantaranya dengan memantau
kegiatan pendidikan kesehatan. Selain tenaga kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan sehingga apabila
kader merupakan sumber daya masyarakat yang dapat terdapat penyimpangan, maka akan dilakukan penanganan
membantu program kesehatan. Upaya untuk mendeteksi yang tepat sehingga tidak terlambat ditangani.
adanya gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak Upaya pemerintah untuk mendeteksi adanya kelainan
diantranya dengan meningkatkan kemampuan kader dalam adalah dengan melibatkan masyarakat dalam deteksi dini,
mendeteksi adanya kelainan. Alat yang dapat digunakan diantaranya dengan program KPSP (Kuesioner Pra
dalam mendeteksi dini kelainan tumbuh kembang yang
dapat digunakan oleh kader diantaranya adalah Kuesioner Skrining Perkembangan). Berdasarkan hasil penelitian
Pra Skrining Perkembangan (KPSP), kuesioner ini sangat yang dilakukan tahun 2016 didapatkan data bahwa kader
sederhana dan mudah dilakukan oleh masyarakat. Desa belum mengetahui tentang KTSP (89,3%), serta belum
Sukamukti merupakan salah satu desa yang berada di adanya motivasi untuk melakukan deteksi dini dengan
wilayah kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. KPSP karena belum mengetahui tentang KPSP. Sarana
Berdsarkan studi pendahuluan 2016 belum pernah pendukung untuk keterlaksanaan KPSP belum ada.
dilakukan kegiatan deteksi dini dan stimulasi perkambnagan sehingga berdasarkan penelitian tersebut perlu dilakukan
balita, dan diketahui sebagaian besar kader belum mengerti peningkatan pengetahuan kader dalam deteksi dini tumbuh
tentang KPSP (89,3%), serta masih kurangnya motivasi kembang dengan melakukan pelatihan. Pelatihan
kader dalam mendeteksi dini dengan menggunakan KPSP
karena ketidaktahuan dalam menggunakan KPSP. Kegiatan merupakan salah satu upaya pendidikan untuk
pendidikan KPSP pada kader difokuskan di RW 03 Desa meningkatkan pengetahuan, sikap yang pada akhirnya
Sukamukti dengan jumlah kader yang didata 18 orang yang dapat merubah perilaku.
berasal dari 4 RW. Hasil dan dampak dari kegiatan
menunjukan terdapat peningkatan pengetahun, B. Permasalahan
keterampilan serta motivasi kader dalam melakukan deteksi Jumlah kader yang ada di 4 RW Desa sukamukti
dini dengan menggunakan KPSP. Skor pengetahuan berjumlah 18 kader dan seluruhnya belum mendapatkan
sebelum kegiatan pelatihan sebagian besar kurang pelatihan tentang deteksi dini untuk tumbuh kembang
memahami tentang KPSP (89,3%) dan berdasarkan evaluasi balita, sehingga pelayanan deteksi dini oleh kader belum
setelah dilakukan pelatihan meningkat secara signifikas
menjadi sebagian besar pengetahuan kader baik (89%) dan dilakukan
memiliki motivasi seluruhnya (100%) untuk melakukan
deteksi dini dengan menggunakan KPSP C. Solusi Pemecahan Masalah
Solusi yang ditawarkan dalam peningkatan
Kata Kunci: Pelatihan kader, KTSP pengetahuan kader adalah dengan melakukan pelatihan
deteksi dini tumbuh kembang balita dengan KPSP pada
kader, dengan jumlah kadr 18 orang
32
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Jenderal Achmad Yani (SNIJA) 2017
Cimahi, 20 Desember 2017
ISBN: 978-602-429-130-3
dalam pertumbuhan dan perkembangan diantaranya
D. Target Luaran gerakan kasar, gerakan kasar melibatkan kemamouan otot-
Diharapkan dengan dilakukannya pelatihan, maka otot. Gerakan halus merupakan kemampuan anak yang
akan tercapai target luaran sebagai berikut: melibatkan bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot
1) Meningkatnya pengetahun kader posyandu di 4 RW kecil, seperti kemampuan menulis. Kemampuan bicara
Desa Sukamukti tentang deteksi dini tumbuh dan bahasa merupakan kemampuan untuk memberikan
kembang dengan metode KPSP. terhadap suara, berbicara, komunikasi, sedangkan
2) Meningkatnya kemampuan kader posyandu di 4 RW sosialisasi dan kemandirian merupakan aspek yang
Desa Sukamukti tentang cara melakukan deteksi dini berhubungan dengan kemandirian anak.
tumbuh kembang pada balita dengan menggunakan Berdasarkan pelatihan yang dilakukan pada kader
metode KPSP diposyandu didapatkan hasil 89% memiliki pengetahuan
3) Meningkatnya motivasi kader untuk melakukan baik hal ini dilihat dari hasil evaluasi saat pre dan post test.
deteksi tumbuh kembang dengan menggunakan selain itu hasil kuesioner menunnukan bahwa motivasi
metode KPSP yang tinggi untuk melakukan deteksi dini dengan metode
KPSP. Evaluasi keterampilan kader yang dilatih dilakukan
E. Hasil Kegiatan pada hari selanjutnya dan didapatkan hasil bahwa seluruh
1. Jenis kegiatan kader mampu melakukan deteksi dini dengan
Pelatihan kader tentang melakukan KPSP menggunakan buku modul KPSP serta mampu
a. waktu pelaksanaan di Posyandu RW o3 Desa mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak dengan
Sukamukti Kecamatan Majalaya, dengan baik.
jumlah kader 18 orang
b. Materi yang disampaikan : G. Kesimpulan dan Saran
1. Konsep KPSP 1) Kesimpulan
2. Praktek melakukan deteksi dini KPSP Setelah dilakukan pelatihan, pengetahuan kader
3. post test hasil pelatihan mengalami peningkatan, motivasi dan keterampilan dalam
a) hasil pelatihan menunjukan melakukan KPSP meningkat dan mampu melakukan
pengetahuan kader tentang KPSP deteksi dini KPSP dengan menggunakan modul KPSP
dalam kategori baik (89%) 2) Saran
b) Motivasi kader seluruhnya (100%) Perlu dukungan dari tenaga kesehatan yang
memiliki motivasi untuk melakukan bertanggung jawab pada wilayah Desa Sukamukti dengan
deteksi dini tumbuh kembang dengan melakukan monitoring dan evaluais keterampilan kader
menggunakan KPSP.
H. Daftar Pustaka
F. Pembahasan Carpenito (1997), L.J Nursing Diagnosis, Lippincott , New York
Pertumbuhan dan perkembangan anak memiliki pola Fakultas Kedokteran UI, 2000, Kapita Selekta Kedokteran edisi III jilid
serta dapat diprediksi. Pertumbuhan merupakan 2, Jakarta: Medica Aesculapius.
bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih Marino (1991), ICU Book, Lea & Febiger, London Nelson (1993),
Ilmu Kesehatan Anak, EGC, Jakarta
kompleks dalam kemampuan kasar, halus, bicara dan Kemenkes RI. Pedoman Pelaksanaan Stimuasi, Deteksi dan
bahasa serta sosialisasi. Sedangjan perkembangan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan
merupakan keadaan yang menunjukan kematangan Dasar. Jakarta, 2014.
susunan saraf pusat dengan orang yang dipengaruhi. ________2013. Gerakan Nasional Tumbuh Kembang Anak.
http://www.kesehatananak.depkes.go.id. Diunduh tanggal 20 Pebruari
Faktor yang dapat dilakukan untuk meningkatkan 2013.
pertumbuhan dan perkembangan adalah dengan Nutrisiani. 2010. Pertumbuhan dan perkembangan anak. Jakarta:
memantau pertumbuhan dan perkembangan, sehingga Salemba.
dapat dideteksi kelainan lebih awal. Asfek yang dipantau
33
no reviews yet
Please Login to review.