Authentication
386x Tipe DOCX Ukuran file 0.02 MB
MENOPAUSE
M.Fr.Nederupun,S.pd
Kata menopause berasal dari kata Yunani yang berarti “bulan”dan “penghentian sementara”yang
secara medis istilah menopause mengandung arti berhentinya masa mestruasi,bukan istirahat.
Menopause merupan suatu tahap dimana wanita tidak lagi mendapatkan siklus menstruasi yang
menunjukan berahirnya kemampuan wanita untuk bereproduksi.secara normal wanita akan mengalami
menopause antara usia 45-50 tahun.Secara singkat dapat di katakana bahwa menopause merupakan
suatu proses peralihan dari masa produktif menuju perubahan secara perlahan-lahan ke masa non
produktif yang di sebabkan oleh berkurangnya hormone estrogen dan progesterone seiring dengan
bertambahnya usia.sehubungan dengan terjadinya menopause pada lansia maka biasanya hal itu di ikuti
dengan berbagai gejolak atau perubahan yang meliputi aspek fisik maupun psikologis yang dapat
mempengaruhi berbagai aspek kehidupan si lansia tersebut.
1. Fisik
Ketika seseorang memasuki masa menopause fisik mengalami ketidaknyaman seperti rasa kaku
dan linu yang dapat terjadi secara tiba-tiba di sekujur tubuh, misalnya kepala, leher.Kadang-kadang rasa
kaku ini di ikuti dengan rasa panas,pening, jengkel, resah, cepat marah, dan berdebar-debar (Hurlock,
1994).Beberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dan gejala dari menopause yaitu:
a.Ketidak Teraturan Siklus Haid
Tanda paling umum adalah fluktuasi dalam siklus haid,kadangkala haid muncul tepat waktu,
tetapi tidak pada siklus berikutnya.Ketidak teraturan ini sering di sertai dengan jumlah darah yang sangat
banyak tidak seperti volume perdarahan haid yang normal.
b.Kekeringan Vagina
Kekeringan vagina terjadi karena leher rahim sedikit sekali mensekresikan lender.penyebabnya
adalah kekurangan estrogen yang menyebabkan liang vagina menjadi lebih tipis, lebih kering dan kurang
elastis
c. Perubahan Kulit
Kulit di bawa mata menjadi mengembung seperti kantong,dan lingkaran hitam di bagian ini
menjadi lebih permanen dan jelas (Hurlock, 1992)
d. Sulit Tidur
Insomnia (sulit tidur) biasa terjadi pada waktu menopause,tetapi hal ini mungkin ada kaitanya dengan
rasa tegang akibat berkeringat malam hari,wajah memerah dan perubahan lainya.
e.Perubahan pada Mulut
pada saat menopause kemampuan mengecap pada wanita berubah menjadi kurang peka
sementara yang lain mengalami gangguan,gigi menjadi lebih mudah tanggal.
2. Psikologis
Aspek psikologis yang terjadi pada lansia atau wanita menopause amat penting peranannya
dalam kehidupan social lansia terutama dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan
hilangnya jabatan atau pekerjaan yang sebelumnya sangat menjadi kebanggaan lansia tersebut.Adajuga
lansia yang kehilangan harga diri karena menurunya daya tarik fisik dan seksual, merasa kehilangan
femininitas karena fungsi reproduksi yang hilang. Beberapa keluhan Psikologi yang merupan tanda dan
gejala dari menopause yaitu:
a.Kecemasan
banyak ibu-ibu yang mengeluh bahwa stelah menapouse mereka menjadi
pencemas.Kecemasan yang timbul sering di hubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam
menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah di khawatirkan,dan ini bersifat relative, ada
yang bisa tenang ketika mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar, adajuga yang terus
menerus merasa cemas meskipun orang-orang di sekitarnya telah member dukungan.
b. Mudah Tersinggung
gejala ini lebih mudah terlihat di banding kecemasan. Perasaan menjadi sangat sensitive
terhadap sikap dan prilaku orang2 di sekitarnya, terutama jika sikap dan prilaku tersebut di
presepsikan sebagai menyinggung proses penerimaan yang sedang terjadi dalam dirinya.
c.Strees
Ketegangan perasaan Strees selalu beredar dalam lingkungan pekerjaan, pergaulan social,
kehidupan rumah tangga bahkan menyelundup ke dalam tidur. Kalau tidak di tangulanggi strees
dapat menyita energy, menguranggi produktivitas kerja dan menurunkan kekebalan terhadap
penyakit,artinya kalo do biarkan dapat mengerogoti tubuh secara diam-diam.
d. Depresi
Wanita yang mengalami depresi sering merasa sedih, karena kehilangan kemampuan untuk
berproduksi, sedih karena kehilangan daya tarik, merasa tertekan karena kehilangan seluruh
perannya sebagai wanita dan harus menghadapi masa tuanya.Kadang-kadang beberapa wanita
mungkin mengembangkan rasa deprasi yang mendalam.
Dari penelitian-penelitian yang di lakukan di Amerika Serikat dan Eropa di perkirakan 9% s/d
26% wanita dan 5% s/d 12% pria pernah menderita penyakit depresi yang gawat di dalam
kehidupan mereka. Dengan demikian secara kasar dapat di katakana bahwa wanita dua kali lebih
besar kemungkinan akan menderita depresi daripada pria.
Mungkin masi ada gejala-gejala Fisik Maupun Psikologi lain yang menyertai Menopause.
Gejala-gejala tersebut di atas sangat perlu di pahami supaya tidak terjadi kesalafahaman dalam
memperlakukan para lansia.dengan memahami gejala tersebut di harapkan lansia dapat
mengerti apa yang sedang terjadi dalam diri mereka.selain itu pihak keluarga pun di harapkan
dapat merespon secara tepat hingga tidak membuat lansia merasa di kucilkan atau di sia-
siakan.mari kita bantu para lansia kita dengan memahami berbagai gejala fisik maupun
psikologis sehingga tahu bagaimana cara terbaik untuk membantu mereka.
no reviews yet
Please Login to review.