Authentication
704x Tipe PPTX Ukuran file 4.35 MB
Sejarah dan Sejarah dan Sejarah dan
perkembangan Perkembangan Perkembangan
musik Jazz Musik Keroncong Musik Dangdut
Persamaan
dan Keunikan
Contoh lagu perbedaan lagu jazz
musik jazz , dangdut
dangdut , keroncong
keroncong
Sejarah dan Perkembangan Musik Jazz
Banyak yang beranggapan bahwa musik jazz adalah musiknya kaum elite dan
mapan. Namun bila kita menegok ke akar jazz boleh dibilang justru bertolak
belakang. Jazz adalah sebuah seni ekspresi dalam bentuk musik. Jazz disebut
sebagai musik fundamental dalam hidup manusia dan cara mengevaluasi nilai-
nilai tradisionalnya. Tradisi jazz berkembang dari gaya hidup masyarakat kulit
hitam di Amerika yang tertindas. Awalnya, pengaruh dari tribal drums dan musik
gospel, blues serta field hollers (teriakan peladang). Proses kelahirannya telah
memperlihatkan bahwa musik jazz sangat berhubungan dengan pertahanan
hidup dan ekspresi kehidupan manusia.
Yang menarik adalah bahwa asal kata “jazz” berasal dari sebuah istilah vulgar
yang digunakan untuk aksi seksual. Sebagian irama dalam musik jazz pernah
diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan
reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya
menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi,
yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya
mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini
harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah
tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi,
Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh
musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa.
Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi
berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues
Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz
dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan
blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang
pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup
cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di
dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi
banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya
menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua
masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz
semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya
di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an,
“jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat
membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi
yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya
musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar
bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi
dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan,
memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya
menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam
kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.
Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan
musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland,
swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan
CafJazz.Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal
abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.Musik jazz banyak
menggunakan instrumen gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Salah
satu elemen penting dalam jazz adalah sinkopasi.
Musik jazz pertama dari Amerika adalah benar-benar asli kontribusi kepada
dunia seni masyarakat. Periode 1930an dan pada tahun 1940-an sampai
sekarang adalah satu-satunya dalam sejarah ketika usia popularitas jazz lainnya
hilang cahayanya semua genre musik di AS Adalah suatu masa yang dikenal
sebagai era Big Band, dan selama itu ayunan musik adalah raja.
Popularitas jazz, dan cara bermain dalam perubahan gaya musik, waned setelah
WWII. Namun band besar dari orang-orang seperti Duke Ellington, Woody
Herman, Count Basie dan lain-lain upheld tradisi di tahun 1970-an dan
seterusnya. Selain itu jazz kelompok kecil, terdiri dari kedua mantan band besar
era soloists musisi muda baru dan sama-sama, ada lanjutan untuk
memanfaatkan paralel distinctions banyak dari bahasa yang mereka bermain di
ayunan dan rekaman sejak jatuhnya band yang besar. Demikian pula yang
besar, pop jazz dan vocalists dari tahun 1950-an dan 1960-an yang digunakan
oleh aturan dan instrumentasi arrangers dan musisi yang berkaitan dengan
sebelumnya, dan pemahaman, maka kata-kata dari Big Band era.
Sejarah dan Perkembangan Musik Keroncong
• Sejarah Musik Keroncong
Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal
sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal
niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari
daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan
kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Dalam
perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara,
seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan.
Perkembangan Musik Keroncong
Setelah mengalami evolusi yang panjang sejak kedatangan
orang Portugis di Indonesia (1522) dan pemukiman para budak di
daerah Kampung Tugu tahun 1661 , dan ini merupakan masa evolusi
awal musik keroncong yang panjang (1661-1880), hampir dua abad
lamanya,sehingga boleh dikatakan musik keroncong belum lahir tahun
1661-1880.Dan akhirnya musik keroncong mengalami masa evolusi
pendek terakhir sejak tahun 1880 hingga kini. Tonggak awal adalah
pada tahun 1879 , di saat penemuan ukulele di Hawai yang segera
menjadi alat musik utama dalam keroncong.
no reviews yet
Please Login to review.