Authentication
455x Tipe PPTX Ukuran file 0.34 MB
JAMBU BIJI MERAH (Psidium
guajava L.)
Oleh,
Cecep Rusman
115001012
MORFOLOGI
Akar
Jambu biji memiliki akar tunggang yang bercabang yang bentuknya kerucut.
Batang
Batang dengan bagian bawahnya yang lebih besar dan akan semakin mengecil jadi batangnya
dapat dipandang sebagian suatu kerucut dan berkayu.
Daun
Daun jambu biji tergolongkan tidak lengkap, karena hanya terdiri dari tangkai dan helaian saja
disebut daun tangkai.
Bunga
Bunga jambu biji kecil-kecil berwarna putih, di sebut juga bunga lengkap.
Buah
Buah jambu bijimemiliki buah sejati tunggal artinya, buah ini terjadidari satu bunga dengan satu
bakal buah saja dan memiliki lebih dari satu biji.
Kandungan Kimia
Buah, daun, dan kulit batang pohon jambu bijji mengandung tannin, sedang pada batangnya
tidak banyak mengandung tannin, dan yang paling utama dari jambu biji kandungan Vitamin A
& vitamin C nya yang sangat tinggi.
SYARAT TUMBUH
SYARAT TUMBUH
1. Iklim Yang Cocok untuk budidaya jambu biji
a. Dalam budidaya tanaman jambu biji / jambu air angin berperan dlm penyerbukan, namun angin yg kencang dapat menyebabkan
kerontokan pada bunga.
b. Tanaman jambu biji merupakan tanaman daerah tropis & dapat tumbuh di daerah sub-tropis dengan intensitas curah hujan yg
diperlukan berkisar antara 1000-2000 mm/tahun & merata sepanjang tahun.
c. Tanaman jambu biji dapat tumbuh berkembang serta berbuah dengan optimal pada suhu sekitar 23-28 derajat C di siang hari.
Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan penurunan hasil atau kurang sempurna (kerdil), yg ideal musim berbunga & berbuah
pada waktu musim kemarau yaitu sekitar bulan Juli-September sedang musim buahnya terjadi bulan Nopember-Februari bersamaan
musim penghujan.
d. Kelembaban udara sekeliling cenderung rendah karena kebanyakan tumbuh di dataran rendah & sedang. Apabila udara mempunyai
kelembaban yg rendah, berarti udara kering karena miskin uap air. Kondisi demikian cocok utk pertumbuhan tanaman jambu biji.
2. Media Tanam Jambu Biji
a. Tanaman jambu biji sebenarnya dapat tumbuh pada semua jenis tanah.
b. Jambu biji dapat tumbuh baik pada lahan yg subur & gembur serta banyak mengandung unsur nitrogen, bahan organik atau pada tanah
yg keadaan liat & sedikit pasir.
c. Derajat keasaman tanah (pH) tdk terlalu jauh berbeda dengan tanaman lainnya, yaitu antara 4,5-8,2 & bila kurang dari pH tersebut
maka perlu dilakukan pengapuran terlebih dahulu.
3. Ketinggian Tempat
a. Jambu biji dapat tumbuh subur pada daerah tropis dengan ketinggian antara 5-1200 m dpl.
TEKNIK BUDIDAYA
Bibit jambu biji yang akan ditanam di lahan bisa didapat dengan prose pembibitan generatif yakni dengan menggunakan benih dari buah dewasa
dan tidak jatuh dari tanah
Pengolahan Tanah
Lahan untuk penanaman jambu biji dipilih dengan kriteria tanah yang subur dan kaya kandungan nitrogen. Lahan yang berbukit-bukit bisa digunakan
untuk bertanam jambu biji asal lahan tersebut dibuat berteras.
Pengapuran dan Pemupukan Lahan
Pengapuran dilakukan jika lahan tanam berada di dataran rendah yang masih bersifat asam terutama jika sebelumnya lahan tersebut adalah bekas tambak.
Lubang ukuran 1 x 1 dibuat untuk menampung 0,5 liter kapur. Setelah satu bulan, lahan baru dipupuk dengan pupuk kompos atau kandang.
Penanaman
Hal pertama yang harus dilakukan dalam teknik budidaya jambu biji adalah pembuatan lubang tanam. Lubang tanam dengan ukuran 1 x 1 0,8 meter dibuat
satu bulan sebelum masa tanam dengan jarak antar lubang tanam 7-10 meter. Lubang kemudain ditutup kembali dengan tanah yang sudah dicampur
dengan kurang lebih pupuk kandang sebanyak 20 liter.
Penjarangan dan Penyulaman
Perlu dilakukan jika bibit dirasa tumbuh terlalu dekat agar bibit bisa tumbuh dengan sempurna.
Pemotongan
dilakukan untuk mendorong pertumbuhan buah jambu biji yakni dengan menyiangi pohn di sekitar bibit selama dua minggu. Penyiangan ini dilakukan
hanya pada dahan tua dan dahan muda.
Pemupukan
merupakan proses penting yang harus dilakukan dalam proses cara menanam pohon jambu biji.
no reviews yet
Please Login to review.