296x Filetype PDF File size 0.82 MB Source: repo.unsrat.ac.id
E-Journal Teknik Informatika Vol. ……. No. ……. (2021), ISSN :………. 1
Implementasi Pembelajaran Flipped Classroom
Berbasis Moodle
1) 2) 3)
Noritha Fentiana Murafer , Arie S. Lumenta , Brave A. Sugiarso Program Studi Teknik Informatika Jurusan
Teknik Elektro Fakultas Teknik Univesitas Sam Ratulangi Manado, Jl. Kampus Bahu-Unsrat Manado, 95115
1) 2) 3)
E-mail: norithamurafer@gmail.com , al@unsrat.ac.id , brave@unsrat.ac.id
Abstract — Flipped Classroom is learning with an inverted dalam kategori cukup baik yaitu pada pertemuan pertama
class model that utilizes technology, where each student is sebesar 69,04% dan pertemuan kedua sebesar 78,57% yang
required to study videolearning independently at home before tergolong dalam kategori baik. Sedangkan persentase respon
attending class meetings. Moodle is a package of a simple, mahasiswa terhadap model pembelajaran flipped classroom
dynamic, and web-based learning environment easy to use. yang telah dilaksanakan memiliki rata-rata sebesar 71% yang
Moodle can allow anyone to learn without being tergolong dalam kategori positif.
limited by space and time so that learning will be easier and
more flexible. The aim of this research is to determine the Kata kunci— Flipped Classroom, Moodle, Keefektifan Belajar.
effectiveness of student learning in order to improve the
learning process more optimally by applying the flipped I. PENDAHULUAN
classroom learning model.
Took a case study in the class of Digital systems in Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa
the Unsrat Informatica Engineering study Program with a ini telah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan
total sample of 42 students. This type of research is a manusia, termasuk didalam bidang pendidikan khususnya
quantitative study using a one shoot case study research didalam lingkup perguruan tinggi baik negeri maupun
design. The data collection methods used are questionnaire swasta. Peraturan pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Pasal
and quiz methods. while the research instruments used were 48 dan 59 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
student perception sheets, student response sheets and quizzes. Pendidikan mengisyaratkan dikembangkannya sistem
The results of the data analysis showed that the informasi pendidikan berbasis teknologi. [1] Salah satu
percentage of student perceptions about learning with the
flipped classroom model had an average of 71.00% which sistem informasi pendidikan berbasis teknologi yang dapat
included d nature of the positive category. The percentage of digunakan ialah moodle. Moodle merupakan sebuah paket
student responses to the flipped classroom learning model has lingkungan pendidikan berbasis web yang dapat
an average of 71.00% which belongs to the positive category. memungkinkan orang untuk belajar tanpa dibatasi oleh
The percentage of student learning outcomes is in the quite ruang dan waktu.
good category, namely at the first meeting of 69.04% and the Model pembelajaran yang banyak diterapkan dalam
second meeting of 78.57% belonging to the good category. proses belajar mengajar ialah model pembelajaran
konvensional dengan metode ceramah. Kelemahan dari
Keywords: Flipped Classroom, learning effectiveness model pembelajaran ini yaitu pembelajaran hanya berpusat
Abstrak — Flipped classroom merupakan pembelajaran pada pendidik, dimana pendidik yang akan berperan aktif
dengan model kelas terbalik yang memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar untuk menyampaikan materi
informasi, dimana setiap peserta didik wajib mempelajari pembahasan, sedangkan peserta didik hanya mendengarkan
materi dalam bentuk video pembelajaran secara mandiri dan mencatat materi kemudian mengerjakan tugas dirumah.
dirumah sebelum mengikuti kegiatan belajar dikelas. Moodle Namun perlu diperhatikan bahwa setiap peserta didik
merupakan suatu paket lingkungan belajar berbasis web yang memiliki tingkat pemahaman yang berbeda-beda, ada yang
sederhana dan mudah digunakan. Moodle dapat cepat merespon dan memahami materi yang disampaikan
memungkinkan siapa saja untuk belajar tanpa dibatasi oleh dalam sekali belajar dan adapula yang membutuhkan
ruang dan waktu sehingga pembelajaran akan menjadi lebih penjelasan secara berulang hingga memahami materi
mudah dan fleksibel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui keefektifan belajar mahasiswa guna tersebut. Kurangnya pemahaman terhadap materi yang
meningkatkan proses belajar yang lebih optimal dengan disampaikan dapat membuat peserta didik mengalami
menerapkan model pembelajan flipped classroom. kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Hal
Penelitian dilakukan dengan mengambil studi kasus ini dapat menyebabkan proses belajar yang berlangsung
pada kelas mata kuliah Sistem Digital di Program Studi menjadi kurang efektif dan tujuan yang ingin dicapai dari
Teknik Informatika Universitas Sam Ratulangi Manado. pelaksanaan pembelajaran itu sendiri bukan hanya nilai
Penelitian ini dilakukan dengan mengambil jumlah sampel hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik, melainkan
sebanyak 42 mahasiswa. Jenis penelitian ini merupakan sebuah pengetahuan yang benar-benar dimiliki oleh peserta
penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan didik melalui proses pembelajaran tersebut. Pada
penelitian one shoot case study. Metode pengumpulan data
yang digunakan ialah metode kuesioner dan metode kuis. kenyataannya proses belajar mengajar dengan model
Sedangkan instrument penelitian yang digunakan ialah konvensionel selalu terbatas oleh ruang dan waktu dan juga
lembar persepsi mahasiswa, lembar kuis dan lembar respon sumber belajar yang minim dimiliki oleh peserta didik.
mahasiswa. Berkembangnya teknologi, menawarkan berbagai
Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase macam metode pembelajaran. Secara tidak langsung para
persepsi mahasiswa tentang model pembelajaran flipped pendidik dituntut agar mampu memanfaatkan teknologi
classroom memiliki rata-rata 73,41% yang termasuk dalam secara maksimal pada proses pembelajaran. Salah satu cara
kategori positif. Persentase hasil belajar mahasiswa tergolong yang dapat ditempuh oleh para pendidik ialah dengan
2 Noritha Fentiana Murafer – Implementasi Pembelajaran Flipped Classroom Berbasis Moodle
melakukan perubahan pada proses belajar mengajar, yaitu komponen utama PLTU dalam bentuk animasi.
seperti menerapkan metode pembelajaran yang lebih Perbedaannya dengan penelitian yang akan dilakukan
menarik. Pembelajaran yang dilaksanakan harus lebih aktif sekarang adalah hanya menerapkan sebuah model
dan bermakna, dosen tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran yaitu model flipped classroom berbasis
kepada mahasiswa tetapi melibatkan mahasiswa secara moodle. [4]
aktif dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. 3. Mutiara Rachel Runtulalo, Yaulie Deo Rindangen,
Sehingga pesan belajar yang disampaikan dapat diterima Arie S.M Lumenta, Aplikasi Media Pembelajaran
dan dipahami secara baik oleh peserta didik. Interaktif Pengenalan Komputer Bagi Anak
Dilihat dari penjelasan diatas, model pembelajaran Tunarungu, Teknk Informatika, Fakultas Teknik,
konvensional terasa membosankan dan menjadi tidak Universitas Sam Ratulangi (2019). Penelitian ini
menarik lagi dalam proses belajar. Dengan memanfaatkan dilakukan untuk membangun sebuah aplikasi media
teknologi yang ada, akan efisien jika proses pembelajaran pembelajaran yang interaktif bagi anak tunarungu,
yang sebelumnya dilaksanakan menggunakan model agar mereka dapat belajar tentang pengenalan
konvensional diubah dengan menggunakan pendekatan komputer. Aplikasi yang dihasilkan diharapkan
model pembelajaran flipped classroom. mampu meningkatkan pengetahuan mengenai
Flipped classroom merupakan pembelajaran kelas komputer melalui proses belajar yang lebih menarik
terbalik, dimana pembelajaran konvensional yang biasanya dan interaktif. Perbedaan dengan penelitian ini yaitu
dilakukan didalam kelas dibalik menjadi dilaksanakan penulis hanya menerapkan sebuah model
dirumah, dan yang biasanya dilaksanakan di rumah sebagai pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang
pekerjaan rumah dalam pembelajaran konvensional menjadi ada yaitu moodle tanpa membangun aplikasi
dilaksanakan di kelas dalam flipped classroom. Menurut pembelajaran. [5]
Johnson (2013) “Flipped Classroom merupakan suatu cara 4. Luluk Munfaridah, Penerapan model pembelajaran
yang dapat diberikan oleh pendidik dengan meminimalkan flipped classroom untuk melatih kemandirian belajar
jumlah instruksi langsung dalam praktek mengajar sambil matematika, Pendidikan Matematika, Fakultas
memaksimalkan interaksi satu sama lain”. [2] Berdasarkan Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Negeri Sunan
latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas maka Apel, Surabaya (2017). Penelitian ini bertujuan dapat
penulis mengambil judul implementasi pembelajaran mendeskripsikan aktivitas guru maupun siswa dalam
flipped classroom berbasis moodle di dengan mengambil pembelajaran matematika dengan model pembelajaran
studi kasus pada mata kuliah Sistem Digital di Program flipped classroom, serta respon siswa dalam
Studi Teknik Informatika Unsrat. Dengan adanya pembelajaran matematika dengan model flipped
penerapan model flipped classroom ini diharapkan dapat classroom dan mengetahui hasil belajar siswa setelah
meningkatkan proses belajar menjadi lebih optimal. menggunakan model pembelajaran flipped classroom
di SMP N 5 Sidoarjo. Perbedaannya penelitian ini
A. Penelitian Terkait difokuskan untuk melatih kemandirian belajar siswa.
1. Iwayan S.A Mukti, Arie S. M. Lumenta, Brave A. Sedangkan perbedaan pada penelitian penulis yaitu
Sugiarso, Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran mengetahui keefektifan belajar mahasiswa untuk
untuk Anak Umur 6-9 Tahun, Teknik Informatika, meningkatkan proses belajar yang lebih optimal
Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi (2016). melalui model pembelajaran flipped classroom.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk Persamaan pada penelitian ini adalah pada penggunaan
merancang dan membangun aplikasi pembelajaran metode pembelajaran yaitu flipped classroom.[6]
bahasa inggris untuk anak usia 6-9 tahun yang 5. Yuni Elvi Meliani Sihaloho. Pengembangan Perangkat
menarik, interaktif dan mampu memberikan Pembelajaran Flipped Classroom pada Materi Impuls
pengetahuan lebih tentang bahasa inggris. Aplikasi dan Momentum (2017). Penelitian ini bertujuan untuk
yang dirancang merupakan aplikasi berbasis android menghasilkan perangkat pembelajaran flipped
dengan proses perancangan menggunakan metodologi classroom pada materi implus dan momentum serta
Multimedia Development Life Cycle dengan tahapan mengetahui validasi produk oleh ahli dan praktisi, dan
concept, design, material, collecting, assembl, testing, mendeskripsikan kemenarikan, kemudahan, dan
dan distribution. Aplikasi pembelajaran yang kemanfaatan dari perangkat pembelajaran flipped
dihasilkan diharapkan mampu memberikan tambahan classroom. Perbedaan penelitian ini dan penelitian
pengetahuan dengan baik kepada anak usia 6-9 tahun. penulis yaitu menerapkan model pembelajaran flipped
Perbedaan dari penelitian ini yaitu membangun sebuah classroom menggunakan video pembelajaran yang
aplikasi pembelajaran android untuk anak usia-6-9 telah dibuat oleh dosen pengampu mata kuliah.
tahun. Sedangkan pada penelitian penulis yaitu Sedangkan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu
menerapkan model pembelajaran flipped classroom mengembangkan perangkat pembelajaran flipped
berbasis moodle untuk mahasiswa dengan classroom yaitu silabus, RPP, Video Pembelajaran,
menggunakan video pembelaaran sebagai media
pembelajaran utama. [3]
2. Elvionita Chalsia Topuh, Lily Setyowaty Patras, Brave
A. Sugiarso, Aplikasi Pembelajaran Interaktif
Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Teknik Informatika,
Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi (2019).
Penelitian ini dilakukan untuk membuat aplikasi
pembelajaran yang ineraktif tentang cara kerja dari
E-Journal Teknik Informatika Vol. ……. No. ……. (2021), ISSN :………. 3
LKPD Pendamping Video, dan LKPD untuk pembelajaran 1. Guru menyiapkan dan memberikan sebuah media (bisa
dikelas. [7] berupa video pembelajaran / digital book) yang
ditonton dan dipelajari oleh siswa dirumah.
B. Implementasi Pembelajaran 2. Siswa menonton video, mempelajari instruksi yang
Implementasi berasal dari bahasa inggris “to diberikan oleh guru melalui video tersebut agar terlebih
implement” yang artinya mengimplementasikan. Menurut dahulu mengenal konsep materi yang akan diberikan
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Implementasi pada pertemuan selanjutnya.
adalah pelaksanaan atau penerapan. Secara umum 3. Didalam kelas, siswa mengerjakan tugas berdasarkan
implementasi adalah suatu tindakan atau pelaksanaan dari instruksi yang telah disampaikan sebelumnya (melalui
rencana yang sudah disusun dengan cermat sebelumnya. video). Dalam hal ini siswa dapat lebih memfokuskan
Maka dapat disimpulkan implementasi merupakan suatu diri pada kesulitannya dalam memahami materi
tindakan yang dilakukan untuk menerapkan atau ataupun kemampuannya dalam menyelesaikan soal-
melaksanakan rencana yang telah disusun secara matang soal berhubungan dengan materi tersebut.
untuk mencapai tujuan dari tindakan tersebut. 4. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendampingi
Implementasi yang dimaksud adalah penerapan/ siswa dalam mengerjakan tugas tersebut.
pelaksanaan metode pembelajaran model Flipped Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan
Classroom pada mata kuliah Sistem Digital di Program flipped classroom merupakan sebuah metode pembelajaran
Studi Teknik Informatika Unsrat. yang dapat diterapkan oleh pengajar bagi peserta didik,
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesi (KBBI) dimana peserta didik dapat dengan leluasa belajar diluar
Pembelajaran merupakan proses, cara, perbuatan kelas menggunakan sumber belajar yang disediakan oleh
menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Terdapat pengajar. Tujuannya agar setiap peserta didik dapat
tiga komponen utama pembelajaran yang saling memahami konsep dari materi yang akan diajarkan dan
berinteraksi satu dengan yang lain, yaiti peserta didik, memperoleh pengetahuan sebagai bekal sebelum mengikuti
pendidik, dan kurikulum. Oleh karena itu mutu proses pembelajaran dikelas. Jika setiap peserta didik telah
belajar mengajar yang terjadi diruang kelas menjadi faktor memperoleh pengetahuan awal tersebut, maka pendidik
utama yang berpengaruh terhadap mutu pendidikan. hanya akan berperan sebagai fasilitator dikelas untuk
Efektivitas proses belajar mengajar dipengaruhi oleh: 1) membimbing peserta didik agar lebih aktif dan interaktif
lama waktu belajar, 2) metode mengajar yang digunakan, dalam proses pembelajaran. Peserta didik juga mampu
3) penilaian, umpan balik, bentuk penghargaan bagi untuk menyelesaikan masalah yang ditemukan dengan
peserta didik, dan 4) jumlah peserta didik dalam satu kelas demikian proses pembelajaranpun akan lebih efektif, efisien
rombongan belajar dengan tidak lebih dari 32 orang. Maka dan fleksibel. Model pembelajaran flipped classroom pada
dapat disimpulkan pembelajaran merupakan suatu kegiatan penelitian ini akan diterapkan kepada mahasiswa.
proses belajar mengajar yang terjadi antara peserta didik
dan pendidik serta sumber belajar untuk memperoleh D. Perangkat Pembelajaran
pengetahuan dan juga pembentukan perilaku peserta didik. Perangkat pembelajaran merupakan perlengkapan
seorang pendidik dalam melakukan proses pembelajaran.
C. Flipped Classroom Perangkat pembelajaran merupakan salah satu bagian
1. Pengertian Flipped Classroom terpenting dalam melaksanakan proses pembelajaran agar
Berikut beberapa pendapat tentang flipped classroom proses pembelajaran tersebut dapat berjalan secara
menurut para ahli : terstruktur dan terarah. Terdapat beberapa alasan perangkat
Herala et al (2016) mengemukakan flipped pembelajaran menjadi hal yang penting, antara lain: 1)
classroom adalah metode dimana peserta didik pertama Perangkat pembelajaran sebagai panduan bagi seorang
belajar teori dengan bebas diluar kelas dan kemudian pendidik dalam mengembangkan teknik mengajar dan
berlatih di kelas dengan bimbingan dari guru. [8] Basal member panduan utnuk merancang perangkat yang lebih
(2015), menyatakan bahwa metode flipped classroom baik. 2) Perangkat pembelajaran sebagai tolak ukur bagi
berarti mengajar, dimana peserta didik belajar teori sendiri seorang pendidik untuk mengevaluasi sejauhmana
dan didalam kelas belajar dengan menerapkan teori yang perangkat pembelajaran yang dirancang teraplikasikan
dipelajari sebelumnya. [9] Johnson (2013), Flipped dikelas. 3) Perangkat pembelajaran sebagai peningkatan
Classroom merupakan suatu cara yang dapat diberikan oleh profesionalisme seorang pendidik yang dalam artian
pendidik dengan meminimalkan jumlah instruksi langsung perangkat pembelajaran tidak hanya sebagai kelengkapan
dalam praktek mengajar sambil memaksimalkan interaksi administrasi, tetapi lebih sebagai media peningkatan
satu sama lain. [2] Memanfaatkan teknologi yang profesionalisme. 4) Mempermudah fasilitas pembelajaran .
menyediakan tambahan untuk dapat mendukung materi Adanya perangkat pembelajaran menjadikan seorang guru
pembelajaran bagi peserta didik agar dapat diakses secara bisa dengan mudah menyampaikan materi hanya dengan
online. Hal ini membebaskan waktu dikelas yang melihat perangkatnya tanpa harus berpikir dan
sebelumnya telah digunakan untuk pembelajaran. Model mengingatnya.
bukan hanya sekedar belajar menggunakan video Beberapa contoh perangkat pembelajaran antara lain:
pembelajaran, namun lebih menekankan tentang 1) silabus. Silabus merupakan perangkat pembelajaran
memanfaatkan waktu dikelas. yang digunakan sebagai pedoman dalam membuat suatu
Berikut merupakan langkah-langkah pembelajaran rencana pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan silabus
yang diterapkan pada model flipped classroom yaitu: diserahkan kepada satuan pendidik masing-masing dengan
memperhatikan kompetensi. Fadlilah (2014), menyatakan
4 Noritha Fentiana Murafer – Implementasi Pembelajaran Flipped Classroom Berbasis Moodle
bahwa pada Kurikulum 2013 silabus mencakup belajar dimanadan kapan saja dengan cara memutar ulang
kompetensi inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, video pembelajaran dan menonton video tersebut untuk
kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan mempertajam pemahaman mereka terhadap materi yang
sumber belajar. [10] 2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran diberikan.
(RPP). RPP merupakan suatu perangkat pembelajaran yang
sangat penting dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran G. Learning Management System (LMS)
itu sendiri. Agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan Menurut Suartama (2014), Learning Management System
bai, maka seorang pendidik perlu menyusun RPP yang adalah perangkat lunak yang digunakan untuk
dapat digunakan sebagai suatu acuan dalam melaksanakan menyampaikan materi pembelajaran dan resource
pembelajaran sehingga dapat berjalan secara sistematis dan multimedia secara onlin berbasis web, mengolah
terarah. 3) Lembar Kerja Siswa, merupakan suatu perangkat pembelajaran serta hasil-hasinya, memfasilitasi interaksi,
yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan komunikasi, kerja sama antar pengajar dan peserta didik.
peserta didik dalam memahami konsep dan meningkatkan [11] LMS Mendukung berbagai aktivitas antara lain:
motivasi belajar secara mandiri serta meningkatkan administrasi, penyampaian materi pembelajaran, penilaian
keaktifan peserta didik dalam belajar. Pada penelitian ini tugas, kuis,dll, pelacakan dan monitoring, kolaborasi, dan
yang menjadi target penelitian penulis ialah mahasiswa, komunikasi/interaksi. Tugas utama LMS adalah
maka lembar kerja yang akan digunakan berupa kuis. mendistribusikan pembelajaran melalui internet mengatur
E. Media Pembelajaran siapa-siapa saja yang berhak mengikuti suatu pelatihan,
mengakses materi pembelajaran, mengikuti ujian online,
Media pembelajaran merupakan media yang digunakan dan melihat hasil dari proses pembelajaran yang sudah
dalam pembelajaran yang meliputi alat bantu mengajar selesai ataupun sedang berlangsung. LMS juga bisa di
serta sarana peenyampai pesan dari sumber belajar ke analogikan sebagai kelas didunia maya, karena adanya
penerima pesan belajar (peserta didik dalam hal ini fungsi Teacher dan Student.
mahasiswa). Media pembelajaran juga sebagai penyaji dan
penyalur pesan, media dalam hal-hal tertentu bisa mewakili
pengajar menyajikan informasi belajar kepada pelajar.
Gambar 2 Moodle (sumber: moodle.org)
Moodle singkatan dari Modular Object Oriented
Dynamic Learning Environment yang berarti tempat belajar
dinamis dengan menggunakan model berorientasi objek
atau merupakan paket lingkungan pendidikan berbasis web
yang dinamis dan dikembangkan dengan konsep
berorientasi objek. Moodle adalah program aplikasi yang
dapat merubah sebuah media pembelajaran ke dalam
bentuk web. Moodle merupakan aplikasi WEB Course
Management System (CMS) yang opensource dan dapat di
download secara gratis. Moodle dapat digunakan untuk
Gambar 1 Media Pembelajaran membangun sistem dengan konsep Distance Learning
(Sumber: greatedu.co.id) (pembelajaran jarak jauh). Moodle memiliki beberapa fitur
Terdapat berbagai jenis media belajar, diantaranya: 1) utama yaitu site management, user management, course
Media Visual: berupa grafik, diagram, chart, bagan, poster, management, serta aktifitas tambahan untuk course
kartun, komik. 2) Media Audial: radio, tape recorder, tersebut. Moodle yang digunakan pada penelitian ini ialah
laboratorium bahasa, dan sejenisnya. 3) Projected still moodle@unsrat atau yang biasa di kenal dengan elearning
media: slide; over head projector (OHP), in focus dan unsrat.
sejenisnya. 4) Projected motion media: film. Televise,
video (VCD, DVD, VTR) komputer dan sejenisnya. H. Sistem Digital
Sistem Digital merupakan salah satu mata kuliah
F. Video Pembelajaran pilihan yang ada di Prodi Teknik Informatika Unsrat
Video pembelajaran merupakan salah satu perangkat dengan kode MK.IFN613. Mata kuliah Sistem Digital ini
pembelajaran yang dapat membantu berlangsungnya proses dilaksanakan pada semester genap, tepatnya pada semester
pembelajaran. Video pembelajaran merupakan jenis media 6 (enam) dengan bobot sebesar 2 (dua) SKS. Pada MK.
pembelajaran visualisasi dalam bentuk gambar, suara dan Sistem Digital bahan ajar yang digunakan terbagi atas
juga animasi yang dapat mengilustrasikan materi beberapa topik pembahasan. Referensi utama yang
digunakan pada mata kuliah ini mengacu pada Digital
pembelajaran sehingga memudahkan peserta didik dalam Electronics: A Practical Approach With VDHL 9th Edition,
mempelajari dan memahami materi. Dengan adanya video William Kleaitz, Pearson.2012. Selain referensi utama, ada
pembelajaran ini dapat mengatasi masalah keterbatasan juga sumber belajar lain yang digunakan sebagai
ruang dan waktu belajar, karena setiap peserta didik dapat pendukung bahan ajar dari materi-materi lainnya yang
no reviews yet
Please Login to review.